PENGHAPUSAN/ PEMUSNAHAN BARANG RAMPASAN NEGARA BERUPA BBM (BAHAN BAKAR MINYAK) JENIS SOLAR OLEH KEJAKSAAN NEGERI SIDOARJO

Pada hari selasa, 9 Januari 2018 Kejaksaan Negeri Sidoarjo telah malaksanakan penghapusan asset berupa BBM jenis solar sebanyak ±1600 (seribu enam ratus) Liter, berdasarkan Petikan Putusan Pengadilan Negeri Sidoarjo yang sudah mempunyai hukum tetap (incraht) Nomor : 309/pid.B/2014/PN.Sda tanggal 09 juni 2014 atas nama Terpidana SUPI’IN.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat dari Kejaksaan Negeri Sidoarjo yaitu Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubagbin) W. D. ARIBOWO, S.H., M. H. bersama Kepala Urusan Keuangan berserta Staf pada Kejaksaan Negeri Sidoarjo dan Pejabat PT. PERTAMINA RULLY MARZULI selaku Operation Head TBBM Surabaya Group berserta staf.

Proses tersebut telah dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Sidoarjo dengan dibantu pihak PT. PERTAMINA (persero) TBBM Surabaya group dengan cara barang rampasan tersebut berupa BBM jenis solar yang dititipkan di depo pertamina sebanyak 3 (tiga) tangki dilakukan penyedotan/vacuum ke kendaraan tangki penampung selanjutnya di bawa untuk dimusnahkan ketempat pengelolaan limbah Pertamina Instalasi Bandaran di Jln. Pati Unus Ujung Surabaya.

Kasubagbin Sidoarjo W. D. ARIBOWO, S.H., M. H mejelaskan bahwa sebenarnya Proses penghapusan / pemusnahan barang rampasan tersebut di dalam putusan berbunyi di Rampas Untuk Negara akan tetapi setelah dilakukan penilaian ternyata tidak layak jual atau tidak ada nilai ekonomisnya, maka Kejaksaan Negeri Sidoarjo meminta petunjuk persetujuan ke Kejaksaan Agung RI, kemudian Kejaksaan Agung RI memberikan petunjuk persetujuan agar barang rampasan tersebut untuk dimusnahkan.

Dalam hal ini proses Penghapusan /Pemusnahan Barang Rampasan berjalan dengan lancar, aman dan dilaksanakan sesuai prosedur.